Dear friends....
Pesan inti dari artikel ini mengingatkan saya akan kata-kata Khalil Gibran..."Cinta tidak pernah hadir dari keakraban yang lama atau pendekatan yang tekun, tetapi cinta hadir karena kecocokan jiwa tanpa itu (kecocokan) dalam hitungan tahun atau abad sekalipun cinta tidak akan pernah hadir"
semoga bermanfaat.. .....
BEDA ANTARA CINTA DAN COCOK
Cinta biasanya mengandung satu komponen yang umum yakni rasa suka.
Sebagai contoh, kita berkata bahwa pada awalnya kita tertarik dengan gadis atau pria itu karena sabarannya, kebaikannya menolong kita, perhatiannya yang besar terhadap kita, wajahnya yang cantik atau sikapnya yang simpatik, dan sejenisnya. Dengan kata lain, setelah menyaksikan kualitas tersebut di atas timbullah rasa suka terhadapnya sebab memang sebelum kita bertemu dengannya kita sudah menyukai kualitas tersebut. Misalnya, memang kita mengagumi pria yang sabar, memang kita menghormati wanita yang lemah lembut, memang kita mengukai orang yang rela menolong orang lain dan seterusnya.
Suka tidak sama dengan cocok; cinta tidak identik dengan cocok!
Alias, kita mungkin mencintai seseorang yang sama sekali tidak cocok dengan kita.
Pada waktu Tuhan menciptakan Hawa untuk menjadi istri Adam, Ia menetapkan satu kriteria yang khusus dan ini hanya ada pada penciptaan istri manusia, yakni, "Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."
Kata "sepadan" dapat kita ganti dengan kata "cocok." Tuhan tidak hanya menciptakan seorang wanita buat Adam yang dapat dicintainya, Ia sengaja menciptakan seorang wanita yang cocok untuk Adam.
Tuhan tahu bahwa untuk dua manusia bisa hidup bersama mereka harus cocok.
Menarik sekali bahwa Tuhan tidak mengagungkan cinta (romantik) sebagai prasyarat pernikahan. Tuhan sudah memberi kita petunjuk bahwa yang terpenting bagi suami dan istri adalah kecocokan. Ironisnya adalah, kita telah menggeser hal esensial yang Tuhan tunjukkan kepada kita dengan cara mengganti kata "cocok" dengan kata "cinta." Tuhan menginginkan yang terbaik bagi kita; itulah sebabnya Ia telah menyingkapkan hikmat-Nya kepada kita.
Sudah tentu cinta penting, namun yang terlebih penting ialah, apakah ia cocok denganku?
Saya teringat ucapan Norman Wright, seorang pakar keluarga di Amerika Serikat, yang mengeluhkan bahwa dewasa ini orang lebih banyak mencurahkan waktu untuk menyiapkan diri memperoleh surat ijin mengemudi dibanding dengan mempersiapkan diri untuk memilih pasangan hidup. Saya kira kita telah termakan oleh motto, "Cinta adalah segalanya," dan melupakan fakta di lapangan bahwa cinta (romantik) bukan segalanya.
Jadi, kesimpulannya ialah, cintailah yang cocok dengan kita!
Teman-teman ini saya juga berikan sebuah doa untuk menemukan pasangan hidup yang tepat dan cocok,doa ini sangat indah semoga juga bisa memberikan kesadaran bahwa semua itu akan kita kembalikan kepada Sang Empunya Kehidupan. Ini saya berikanu dua versi yang bisa digunakan sesuai jenis kelamin dan kebutuhan teman2. Jika artikel dan doa ini Anda rasa berguna...berikan kepada mereka yang membutuhkan dan yakinlah niat baik Anda pasti tidak akan pernah sia-sia... semoga bermanfaat
Jumat, 15 Juli 2011
Selasa, 12 Juli 2011
Jika HIDUP HANYA TINGGAL 1 JAM :(
"an hour to live, an hour to love"
pernahkah anda berfikir bahwa hidup anda hanya tinggal satu jam saja? apa yang akan anda lakukan jika hidup anda akan berakhir pada 6o menit kemudian?
pikiran saya terbuka kala saya membaca sebuah buku yang mengatakan "hidup itu akan jauh lebih indah jika kita bisa berpikir bahwa hari ini adalah hari terakhir untuk kita."
Percayalah bahwa saya akan tetap HIDUP DIHATI KALIAN.. :)
bagaimana dengan anda jika anda hanya dapat hidup 6o menit kedepan.? :)
Bandarlampung, 16 Febuari 2011, 17:03
Sinta Septiana,
pernahkah anda berfikir bahwa hidup anda hanya tinggal satu jam saja? apa yang akan anda lakukan jika hidup anda akan berakhir pada 6o menit kemudian?
pikiran saya terbuka kala saya membaca sebuah buku yang mengatakan "hidup itu akan jauh lebih indah jika kita bisa berpikir bahwa hari ini adalah hari terakhir untuk kita."
- jika hidup saya hanya dalam 6o menit kedepan yang saya lakukan adalah menghampiri semua orang yang telah saya sakiti, saya hanya akan mengatakan dua kata yang mungkin tidak bisa mereka terima, dua kata yang mungkin tak bisa mengobati luka mereka yang telah saya buat, dua kata yang mungkin hanya sebuah omong kosong belaka bagi sebagian orang, dua kata yang mungkin sanggup membuat saya menangis dikala saya mengatakan, MAAFKAN SAYA. Menghampiri semua orang yang telah membuat saya merasa sakit, saya akan tersenyum dihadapan mereka seraya berkata TERIMA KASIH KARNA KALIAN TELAH MEMBUAT SAYA JAUH LEBIH KUAT DARI SEBELUMNYA, TERIMA KASIH TELAH MEMBUAT SAYA MERASAKAN RASA SAKIT, YANG TIMBUL BILA DISAKITI. Menghampiri semua orang yang menyayangi saya, yang setia untuk tetap disamping saya dalam keadaan apapun, semua orang yang khawatir bersama saya kala saya merasa duka, akan saya peluk mereka erat-erat dan menangis bersama mereka, mungkin tidak ada yang bisa saya lakukan untuk membalas perbuatan mereka terhadap saya, selain MENIKMATI TANGISAN SAYA BERSAMA MEREKA, karena BETAPA BAHAGIANYA SAYA PERNAH MEMILIKI MEREKA DIHIDUP SAYA, HINGGA TAK ADA SATU KATA PUN YANG DAPAT MEWAKILI RASA KEBAHAGIAAN ITU. Menghampiri semua orang yang saya cintai, lalu mengatakan TERIMA KASIH TELAH MEMBUAT SAYA UNTUK MERASAKAN SEBUAH RASA MENCINTAI TERNYATA PERASAAN ITU, JAUH LEBIH INDAH DARI YANG SAYA HARAPKAN, MESKIPUN TERKADANG MENYAKITKAN TAPI YANG SAYA TAHU CINTA BISA MEMBUAT RASA SAKIT JAUH LEBIH INDAH DARI PADA RASA BAHAGIA. Dan menghampiri seseorang yang kini mengisi hati saya, yang saya lakukan adalah tertegun memandangnya, lalu menghampirinya untuk bersandar pada bahunya menikmati rasa nyaman yang telah dia berikan kepada saya, sebuah rasa yang tidak saya dapatkan didekat pria mana pun selain dirinya. Mungkin kali ini dihadapannya saya telah KEHABISAN KATA-KATA untuk mengungkapkan apa yang saya rasakan. Entah apalagi yang harus saya lakukan terhadapnya agar dia yakin bahwa HINGGA SAAT INI, SAYA TETAP MENCINTAINYA DENGAN TULUS TANPA MENGHARAP APAPUN SELAIN RASA YANG SAMA UNTUK SAYA, itulah yang sesungguhnya yang saya rasakan bukan sebuah kemunafikan, dan anda harus percaya bahwa perasaan seperti itu sungguh membuat anda bahagia. Namun, jika ada kata-kata terakhir yang harus saya katakan, yang saya ucapkan adalah JIKA SAYA BISA HIDUP KEMBALI BERSAMA ANDA, SAYA BERSEDIA MESKIPUN SAYA HARUS MENJADI ORANG YANG SELALU ANDA TIPU, DAN ANDA BODOHI SELAMANYA, KARENA SETIAP TIPUAN ANDA PADA AKHIRNYA DAPAT MEMBUAT SAYA MERASA BEGITU BAHAGIA KARENA TELAH MENGENAL ANDA. Jika ada yang harus saya pinta padanya, yang akan saya pinta hanyalah PERCAYALAH PADA PERASAAN ANDA, KARENA PERASAAN ITU TIDAK PERNAH SALAH.
Percayalah bahwa saya akan tetap HIDUP DIHATI KALIAN.. :)
bagaimana dengan anda jika anda hanya dapat hidup 6o menit kedepan.? :)
Bandarlampung, 16 Febuari 2011, 17:03
Sinta Septiana,
Langganan:
Komentar (Atom)